Tabel Angsuran Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Tanah 2019

Memikirkan seputar usaha yang semakin berkembang tak lepas dari yang namanya modal. Banyak manusia yang berambisi untuk meningkatkan usahanya dengan melakukan pinjaman uang di bank bri jaminan sertifikat tanah, ada pula yang melakukan pinjaman dengan jaminan sppt, bpkb, dan masih banyak lainnya. Bukan berarti mereka tak punya uang kalau pinjam. Namun untuk mengembangkan usaha perlu mengelompokan uang harian untuk kebutuhan dan dana pengembangan usaha. Biar punya managemen usaha. Sebab itu akan mempermudah dalam operasional sebuah usaha. Sekalipun masih bentuk Usaha kecil Menengah (UKM). Yuk simak selengkapnya mengenai jenis, syarat dan tabel pinjaman bri jaminan sertifikat tanah.

Jadi gadai sertifikat tanah di bank adalah alternatif terbaik ketika ingin mengembangkan usaha, tanpa harus menjual atau mengurangi aset usaha. Sebab sertifikat saja yang dijaminkan, tanahnya masih bisa kita gunakan untuk usaha. Anda bisa menggadaikan sertifikat tanah maupun yang masih girik, petok d ke bank BRI. BRI merupakan bank yang akrab dengan masyarakat kecil karena cabangnya mudah ditemukan dipedesaan dibandingkan bank bank besar lainnya di Indonesia.

Jenis, syarat dan tabel Pinjaman BRI Jaminan Sertifikat tanah

Jika ingin mengajukan pinjaman bri jaminan sertifikat tanah, apa jenis pinjaman yang dipilih apa saja syaratnya? Ada beberapa jenis pinjaman bri yang bisa menerima gadai sertifikat tanah, rumah, ajb, girik dan alin lain yang tidak harus berserifikat, yakni Kredit Usaha Rakyat dan Kupedes. Kedua jenis pinjaman tersebut adalah kredit yang diperuntunkan untuk pembiayaan modal usaha bagi para pelaku UMKM. Bedanya, KUR merupakan progam pembiayaan dari pemerintah yang disalurkan BRI, sedangkan Kupedes merupakan produk pinjaman BRI yang juga khusus pembiayaan UMKM.

Syarat KUR BRI

Sebelum mengajukan lewat KUR, kalian perlu paham bahwa KUR ada 3 jenis, yakni KUR MIKRO yang plafonnya maksimal 25 juta dan bisa diajukan tanpa jaminan. KUR Ritel yang bisa sampai 500 juta namun menggunakan jaminan tambahan seperti bpkb, rumah dan tanah serta NPWP (jika pinjam lebih dari 50 juta).  Terakhir adalah KUR TKI yang khusus calon atau TKI yang bekerja di beberapa negara tujuan jepang, korea, australia, malaysia, singapire, taiwan dan hongkong serta brunei. Secara keseluruhan syaratnya sama, namun jika sudah mengantongi jaminan lebih baik pilih KUR Ritel saja. Bunganya juga sama 7% per tahun.

Syarat KUR Ritel :

  • Memilik usaha produktif dan layak dkembangkan dan telah berjalan aktif minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit usaha lain dari perbankan (termasuk dari BANK BRI) kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan, Kartu Kredit
  • Usaha telah memiliki Surat Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat ijin usaha lainnya dari pemda setempat
  • syarat administrasi : KTP, Agunan, NPWP, surat izin dan dokumen lain yang diperlukan

Syarat KUPEDES BRI

Selain lewat KUR, anda bisa mengajukan pinjaman bri jaminan sertifikat tanahl, rumah dan bpkb lewat ptoduk pinjaman bri lainnya, Yakni Kupedes. Kupedes ini diperuntukan untuk pembiayaan sektor  ekonomi untuk pelaku usaha perorangan maupun badan usaha. Berbeda dengan KUR yang terbatas pada pengembangan usaha, Kupedes bisa digunakan untuk pembiayaan lain seperti biaya sekolah, renovasi rumah dll. Selain itu, untuk mengajukannya harus ada jaminan, namun jaminannya tidak harus bersertifikat. Jadi bisa jaminan ajb, girik dan petok D.  Nilainya lebih 500 juta.

Syarat :

  • Usaha telah mengantongi izin usaha kecil atau izin usaha setempat yang setara
  • Usaha telah berjalan lebih dari 1 tahun
  • Administrasi : KTP/SIM, kk, pas poto, agunan dan surat ijin seerta dokumen lain sesuai perjanjian kredit

Baca :Bunga Deposito dan perhitungannya

Tabel Pinjaman BRI Jaminan sertifikat tanah

TABEL ANGSURAN PINJAMAN BRI KUPEDES JAMINAN SERTIFIKAT TANAH

Silakan ajukan ke bank BRI terdekat dengan membawa syara syarat dokumen yang telah ditentukan. Namun sebelumnya kalian juga mempertimbangkan tabel ansguran pinjaman bri jaminan sertifikat tanah. Maksudnya untuk meliaht seberapa kemampuan anda mengangsur setiap bulan dan berapa lama anda dapat melunasi pinjaman tersebut. Sehingga bisa memprediksi dengan baik dan tidak menganggu keuangan usaha atau pribadi kedepannya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *