Pakan Ternak Kambing/domba Berkualitas Selain Fermentasi Dan Tanpa Ngarit

Pakan ternak kambing
Pakan ternak kambing

Pada postingan sebelumnya sudah dibahas mengenai cara penggemukan kambing/domba. Nah, pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai pakan ternak kambing yang berkualitas  yang belum teruraikan secara lengkap. Khususnya pakan ternak kambing selain fermentasi tapi tanpa perlu repot-repot ngarit.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan alamnya. Segala jenis tumbuhan dapat tumbuh di Negara kita tercinta. Baik itu tumbuhan komoditas pertanian, perkemunan maupun yang lainnya. Selain itu, hasil pengolahan dari komoditas tersebut pun banyak kita jumpai dengan skala yang tidak sedikit.

Lantas apa saja yang termasuk ke dalam jenis pakan ternak kambing yang berkualitas?. kita membahasnya, perlu kita ketahui bagaimana cara manajemen pakan yang baik agar diperoleh produktivitas yang maksimal.

  1. Harus mengetahui waktu pemberian pakan.
  2. Pemanfaatan tanaman pakan jenis legum
  3. Mengetahui berbagai bahan pakan alternatif serta penggunaannya.

Pakan Ternak Kambing Berkualitas Selain Fermentasi Dan Tanpa Ngarit

  • Frekuensi waktu pemberian pakan

Pemberian pakan yang tepat bertujuan untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin. Kebanyakan peternak memberi pakan terhadap ternaknya pada waktu pagi dan sore saja. Namun frekuensi pemberian pakan tersebut masih dibilang kurang maksimal karena terkadang kambing/domba masih kekurangan pakan hingga akhirnya kambing/domba mengembe-ngembe setiap malam.

Bagaimana kalau diberi pakan yang banyak agar tidak mengembe-ngembe terus?. Metode seperti itu juga masih salah. Karena kambing/domba termasuk hewan ternak ruminansia dimana proses pencernaan berlangsung lama. Pakan yang dimakan akan dikeluarkan lagi dan dikunyah kembali. Jika kita memberikan pakan dengan jumlah banyak maka nantinya pakan akan berlebihan di tempat pakan. Apabila berlebihan dan tidak termakan lama kelamaan akan mengering. Bau khas dari pakan akan menghilang dan tingkat palatabilitas ternak akan menurun. Pemberian pakan yang baik dapat dilakukan dengan cara sesering mungkin karena frekuensi yang banyak akan berdampak pada produktivitas yang tinggi. Disarankan pemberian pakan sebanyak 3x sehari. Pagi hari dengan skala sedang, siang hari skala sedikit, dan sore hari skala terbanyak.

  • Pemanfaatan tanaman pakan jenis legum

Tanaman pakan legum atau yang biasadisebut dengan leguminosa merupakan jenis tanaman yang memiliki kandungan protein kasar tinggi sekitar 17-130%. Namun dalam pemberiannya tanaman ini hanya digunakan sebagai pakan tambahan saja meskipun bisa juga difungsikan sebagai pakan dasar jika ketersediaannya mencukupi. Beberapa tumbuhan jenis legum yang banyak digunakan sebagai pakan ternak kambing yaitu Lamtoro (Leucaena leucochepala), Gamal atau sengon (Glirisida sp.), dan Kaliandra/petai cina (Calliandra calothyrsus). Selain daripada jenis tumbuhan legum, ada juga jenis tumbuhan Indigofera sp (kacang-kacangan) yang mempunyai nilai gizi yang tinggi dan mempunyai tingkat palatabilitas yang tinggi.

Bagian legum mana saja yang dapat dijadikan sebagai pakan?

  1. Bagian helai daripada tangkai daun karena ternak lebih menyukainya
  2. Helai daun memiliki kualitas nutrisi lebih tinggi

Berapa batas penggunaan tanaman legum?.

  1. Ternak dewasa: 25% legum – 75% Rumpur (1:3)
  2. Induk: 40% legum – 60% Rumput (2:3)
  3. Induk bunting: 50% legum – 50% Rumput
  4. Induk laktasi: 50% legum – 50% Rumput

Cara meningkatkan palatabilitasnya seperti apa?.

  1. Sebelum diberikan, lakukan proses pelayuan selama 6-24 jam
  2. Berikan dari tangkai dan daun dari yang termuda hingga tua
  3. Campur dengan molases atau dengan garam

Biasanya, tanaman leguminosa ini diberikan sebagai pakan tambahan karena memiliki kandungan protein yang tinggi yang tersedia dengan jangka waktu yang lama terutama pada musim kemarau.

  • Mengetahui berbagai bahan pakan alternatif serta penggunaannya.

Bahan pakan limbah pertanian juga dapat digunakan sebagai bahan pakan yang bersifat inkonvensional. Beberapa contoh bahan pakan inkonvensional yang dapat dijadikan sebagai bahan pakan kambing/domba adalah pelepah kelapa sawit, kulit buah kakao, kulit buah markisa dan kulit nenas. Bahan pakan tersebut termasuk ke dalam jenis pakan yang memiliki kandungan serat tinggi sehingga perlu adanya bahan pakan lain untuk mengimbangi kebutuhan proteinnya.

Berapa batas penggunaan limbah pertanian?

  1. Kulit kopi, penggunaan maksimal 30%, optimal 15%
  2. Kulit kakao, penggunaan maksimal 40%, optimal 20%
  3. Kulit markisa, penggunaan maksimal 45%, optimal 30%
  4. Kulit nanas, penggunaan maksimal 40%, optimal 30%
Pakan Konsentrat ternak kambing/domba

Sebelum membahas penggunaan konsentrat yang baik, penting bagi kita untuk mengetahui kandungan nutrisinya agar dalam penggunaan konsentrat dapat seefisien mungkin. Adapun kandungan nutrisi konsentrat kambing/domba adalah protein kasar 16-18%, kandungan energi 2700-2800 kkal/kg. Berdasarkan studi yang pernah dilakukan bahwa dengan pemberian konsentrat kambing/domba dapat mengalami pertambahan bobot badan sekitar 70-110 gr/hari.

Strategi pengguanaan konsentrat supaya efisien

Pakan yang efisien adalah pakan yang seimbang kandungan nutrisinya karena dengan kandungan nutrisi yang seimbang tidak perlu diberi pakan dengan jumlah yang banyak melainkan cukup sedikit saja. Membahas mengenai kandungan nutrisi yang seimbang, berikut adalah komposisi pembuatan konsentrat berdasarkan persentase taraf penggunaannya dalam ransum.

  1. Dedak halus, penggunaan maksimal 100%, optimal 30%
  2. Bungkil kelapa, penggunaan maksimal 100%, optimal 300%
  3. Bungkil kedele, penggunaan maksimal 100%, optimal 10%
  4. Bungkil inti sawit, penggunaan maksimal 30%, optimal 20%
  5. Pollard, penggunaan maksimal 100%, optimal 30%
  6. Tepung ikan, penggunaan maksimal 10%, optimal 2%
  7. Ampas tahu, penggunaan maksimal 100%, optimal 20%
  8. Ampas ubi, penggunaan maksimal 20%, optimal 15%
  9. Garam, penggunaan maksimal 3%, optimal 1%
Pakan komplit

Pakan ini merupakan pakan yang berbentuk pelet, tepung ataupun remah dengan kandungan pakan dasar (hijauan, atau serat lainnya) dan konsentrat dalam satu campuran. Pakan komplit memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan pakan yang lain dalam proses pemberiannya karena dapat menghindari sifat memilih dalam feed intake ternak. Kekurangan dari pakan komplit adalah biaya yang dibutuhkan begitu besar karena membutuhkan alat dan tenaga yang banyak.

Kesimpulan dari pembahasan mengenai akan Ternak Kambing/domba Berkualitas Selain Fermentasi Dan Tanpa Ngarit adalah pakan yang diberikan disarankan berasal dari pakan inkonvensional, pembeian pakan dari tanaman leguminosa dan penggunaan konsentrat agar produktivitas meningkat.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *