Cara Mengatur Keuangan Warung Sembako Harian dan bulanan

cara mengatur keuangan warung sembako
warung sembako

Menjadi seorang wirausaha tentunya gampang-gampang susah. Salah satunya memiliki warung sembako. Hampir setiap pelosok baik di kota ataupun pedesaan, warung sembako bisa dijumpai.  Di mana ada pemukiman,  biasanya ada juga warung-warung kelontong. Nah, melihat warung sembako merupakan salah satu upaya bisnis yang baik. Tidak salah Anda untuk mencobanya. Namun, Anda pun harus pandai dalam mengenai potensi dan cara mengatur keuangan sembako.

Mengapa Anda perlu paham tentang cara mengatur keuangan sembako?

Uang merupakan salah satu hal paling utama dalam menjalankan bisnis. Termasuk warung sembako. Apabila pemilik toko tidak pandai dalam mengatur keuangan, bahkan cenderung boros. Lambat laun usaha akan cepat gulung tikar. Ini dikarenakan tidak adanya perputaran modal pada warung sembako. Jika Anda tidak bisa mengatur keuangan, maka bukan tidak mungkin usaha yang dijalankan hanya akan jalan ditempat.

Nah, sebelum membahas bagaimana cara mengatur keuangan warung sembako. Beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan saat akan membuka usaha tersebut.

Mengatur Warung Sembako itu Tidak Ribet Kok!

Bagaimana agar toko sembako Anda berjalan sesuai keinginan? Sebenarnya, ada beberapa hal yang wajib bagi seorang pemilik toko sembako dilakukan. Di luar menyediakan barang, tentunya hal-hal berikut ini juga harus Anda perhatikan. Apa saja?

Percaya atau tidak, hal pertama yang diperhatikan para konsumen adalah penampilan. Penampilan yang dimaksud di sini adalah merujuk pada tatanan luar toko.

Jika lahan toko Anda luas, buatlah penampakan depan lebih luas juga. Ini membuat konsumen jadi merasa lebih leluasa untuk memilih barang. Perhatikan juga kebersihannya agar pelanggan nyaman.

  • Evaluasi

Jika toko sudah berjalan dengan baik. Lakukan evaluasi setiap bulannya. Misalnya untuk barang, lakukan list barang apa saja yang mudah terjual dalam waktu satu bulan tersebut, barang apa saja yang sekiranya tidak laku dan lebih baik diganti. Barang apa yang banyak dicari tetapi belum distok di warung.

Begitu juga evaluasi keuangan. Berapa banyak pengeluaran serta pendapatan. Apakah seimbang. Anda dapat juga membuat laporan keuangan sederhana.

  • Penataan

Menjadikan tampilan luar lebih luas, bukan berarti tatanan di dalam warung semrawuth. Di dalam toko juga sebaiknya ditata lebih rapi. Rak-rak diperlukan untuk menaruh barang agar gampang dicari. Pisahkan antara produk yang bisa dikonsumsi dan tidak.

Perbanyak barang jualan juga menjadi daya tarik tersendiri. Tidak harus satu produk di stok banyak. Cukup beberapa tapi bervariasi. Jumlah akan mudah disesuaikan ketika warung sembako sudah berjalan lancar.

  • Beri Batas Piutang

Bukan berarti Anda tidak memberikan piutang pada pelanggan. Itu sah-sah saja. Namun ada baiknya beri tenggat waktu untuk melunasi utang. Baik pelanggan kepada Anda, atau Anda kepada distributor.

Setelah mengetahui bagaimana mengelola warung sembako dengan baik. Selanjutnya adalah bagaimana memanage keungan yang Anda kelola. Sehingga warung Anda dapat terus berkembang dengan baik.

Tips Mudah Cara Mengatur Keuangan Warung Sembako Anda

Beberapa cara berikut bisa Anda terapkan dalam mengatur keuangan Anda.

  • Bedakan antara uang pribadi dan modal warung. Ini merupakan perkara yang penting. Uang modal sebaiknya tidak dipakai untuk keperluan pribadi Anda.
  • Lakukan pembukuan sederhana. Pembukuan tentunya bertujuan untuk mengetahui besarnya pengeluaran serta pendapatan. Anda dapat menghitung dengan sederhana, caranya kalkulasi pendapatan dikurangi total beban pengeluaran. Untuk pembukuan yang lebih spesifik Anda dapat mempelajari dari buku akuntansi sederhana untuk toko sembako.
  • Hindari untuk membeli barang yang tidak laku. Selain akan menambah tumpukan barang, juga tentunya merugikan Anda. Barang-barang tersebut hanya akan terus menumpuk sampai habis masa berlakunya.
  • Beri diri sendiri keuntungan dari warung. Mengelola atau melakukan putaran modal dari keuntungan yang didapat itu memang harus dilakukan. Tetapi bukan berarti Anda sendiri kepayahan. Ada baiknya hargai kerja keras Anda dengan menyisihkan sebagian hasil dagangan untuk Anda sendiri.
  • Hindari kredit sebisa mungkin. Meminjam modal kepada pihak bank memang sangat menggiurkan. Apalagi untuk para pengusaha warung sembako, hal tersebut dijadikan sebagai alasan untuk menambah modal warung. Hanya saja, jika Anda masih merasa sanggup tanpa harus meminjam, sebaiknya hindari melakukan kredit. Tidak sedikit orang yang mengalami kesulitan di usahanya karena terlilit hutang dengan pihak bank yang tidak habis-habis.
  • Perbanyak sedekah. Mungkin terdengar sepele, tapi ternyata berbagi terkadang malah menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Berbagi kepada yang membutuhkan tidak akan serta merta membuat usaha warung sembako Anda bangkrut. Justru hal ini menjadi “pemancing” untuk rezeki warung yang Anda punya. Selain itu, jika memiliki sifat yang pelit, hanya akan menjadi citra buruk bagi usaha Anda dilingkungan masyarakat.

 

Terapkan Hal Berikut Agar Warung Sembako Anda Ramai Pembeli

Sangat menyenangkan tentunya memiliki warung sembako ramai pembeli. Meskipun Anda sudah mahir dalam cara mengatur keuangan warung sembako tetapi sepi pembeli, tentu menjadi hal yang sia-sia. Beberapa tips berikut bisa Anda terapkan agar warung Anda selalu ramai pembeli. Apa saja?

  • Warung Anda berada di tempat yang strategis. Mudah dijangkau para konsumen. Sekalipun berada di depan rumah sendiri, jika tempatnya ramai, itu menjadi peluang yang bagus.
  • Lengkapi peralatan toko sepeti toples, keranjang dan lain-lain. Supaya barang dagangan terlihat lebih rapih.
  • Jual produk yang sekiranya banyak dicari. Untuk di warung sembako, beberapa barang atau kebutuhan pokok wajib ada. Misalnya beras, gula, tepung, minyak serta kebutuhan dapur lainnya. Perlengkapan mandi, sayur-sayuran, makanan ringan dan sejenisnya.
  • Percantik tampilan toko. misalnya dengan memberi cat yang terlihat cerah. Berikan karakter tersendiri untuk warung Anda.
  • Harga bersaing. Tidak mahal juga tidak terlalu murah.
  • Berikan pelayanan yang maksimal. Sehingga pelanggan tidak merasa diacuhkan. Dan lebih komunikatif dengan para pelanggan.
  • Lakukan strategi pemasaran.

 

Sampai disini saja penjelasan mengenai potensi dan cara mengatur keuangan warung sembako. Semoga dapat membatu dan sukses selalu.

Sekian.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *