10 Cara Beternak Ayam Potong Agar mendapat bobot Maksimal

Ayam potong adalah istilah ayam yang dipelihara dengan tujuan menghasilkan daging ayam. Ayam potong juga dikenal sebagai Ayam Pedaging. Jenis ayam ras pedaging yang dipelihara adalah ayam broiler (ayam negri). Ayam broiler ini memiliki banyak keunggulan dibanding jenis ayam lainnya seperti ayam kampung biasa maupun ayam kampung super (joper). Salah satu kelebihannya yang sangat mononjol adalah kecepatan pertumbuhannya. Ayam broiler cepat besar dan bisa dipanen dalam 30 hari saja. Hal ini patut diperhitungkan untuk dijalankan sebagai bisnis ternak menguntungkan, tapi sebelumnya kita perlu analisa usaha ini dari modal, sampai pada bagaimana cara beternak ayam potong.

Sempat tak sempat, kita harus sempat mengambil Peluang Usaha ternak Ayam potong (Broiler)  ini untuk usaha sampingan modal kecil maupun dalam volume usaha yang besar. Budidaya ternak ayam broiler ini bisa dilakukan dari mulai memelihara 100 ekor dengan kandang sederhana sampai pada kapasitas ribuan ekor. Usaha peternakan ayam potong bisa dilakukan secara mandiri maupun kemitraan perusahaan. Perbedaan antara mandiri dan kemitraan terletak pada penyediaan sarana produksi peternakan (Sapronak) seperti pakan, bibit dan obat obatan, dimana mandiri harus menyediakan semua sendiri, sedang kemitraan disediakan oleh perusahahan. Peternak hanya cukup menyiapkan kandang dan tenaga untuk memelihara ayam.

Peluang Usaha Ternak Ayam Potong, Sangat menjanjikan!

Cara beternak ayam potong atau broiler patut kita jalankan, karena peluang usaha ayam broiler di Indonesia masih sangat menguntungkan. Ayam potong merupakan sumber pangan hewani yang harganya murah, berbeda dengan sapi dan kambing yang harganya mahal, sampai 100 ribu. Ditambah, humlah penduduk yang semakin meningkat menyebabkan peningkatan pada kebutuhan pangan hewani maupun nabati. Sementara kesadaran akan kebutuhan gizi untuk penunjang hidup berkualitas semakin meningkat. Tentu bukan hal yang tabu untuk memulai beternak ayam potong sebagai jalan mendapatkan penghasilan yang besar.

Cara beternak ayam potong agar cepat besar
Cara beternak ayam potong broiler / sumber: freefromfam.org
Selain itu, dari tingkat konsumsi daging ayam potong di Indonesia sudah cukup tinggi, ayam potong khususnya ayam broiler adalah jenis ternak yang cepat panen. Hanya butuh 30-35 haru, ayam siap dipanen dalam bobot 1.5-2 kg. Tentu hal ini sangat mendukung kebutuhan daging ayam di Indonesia. Dari segi finansial. usaha ini tergolong memiliki perputaran modal yang cepat. Seperti yang sudah disebutkan bawha ayam hanya butuh 5 minggu untuk dipanen, dengan begitu modal akan kembali dua sampai tiga kalipat setelah ayam dijual.

Jika anda berniat usaha ayam broiler, seyogyanya bisa membaca cara ternak ayam potong broiler secara lengkap agar dalam perjalanan bisa sukses, serta bisa menangani masalah yang timbul.

Cara beternak Ayam Potong, dari persiapan kandang sampai dijual

Ada beberapa tahapan  dalam cara beternak ayam potong dari awal sampai pada penggunaan kembali atau produksi berikutnya. Mulai dari tahap berikut:

Penyiapan sarana dan peralatan

Perkandangan

Model kandang ayam disesuaikan dengan umur ayam. Untuk anak ayam umur 2 minggu sampai 1 bulan memakai kandang box, untuk ayam berumur 1-3 bulan memakai kandang box yang lebih besar, dan untuk ayam yang lebih dewasa menggunakan kandang postal 

Litter (alas lantai)

Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering, maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. Tebal litter setinggi 10 cm, bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya, atau hasil serutan kayu dengan panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam.

Brooder

Alat ini berbentuk bundar atau persegi empat dengan areal jangkauan 1-3 m dengan alat pemanas di tengah. Fungsinya seperti induk ayam yang menghangatkan anak ayamnya ketika baru menetas.

Tempat makan dan minum

Tempat makan dan minum harus tersedia cukup, bahannya dari bambu,plastik, almunium atau apa saja yang kuat dan tidak bocor juga tidak berkarat.

Alat-alat rutin

Alat-alat rutin termasuk alat kesehatan ayam, meliputi: suntikan, gunting operasi, pisau potong operasi kecil, dan lain-lain.

Manajemen Pemeliharaan ternak ayam potong broiler

Manajemen adalah salah satu dari 3 pilar penting dalam cara beternak ayam potong, kalian bisa pelajar dari pertama sampai akhir secara pelan pelan.

1. Penerimaan DOC Ayam Broiler

Pemeliharaan saat DOC tiba merupakan awal dari pemeliharaan selanjutnya. DOC yang baru datang biasanya mengalami stress dan kemunduran kondisi. Oleh karena itu, pemberian air minum dilakukan setelah DOC beristirahat kira-kira 2-3 jam. Air minum yang diberikan pertama kali biasanya diberi tambahan gula jawa sebagai suplay energi. Pemberian air harus ad libitum dan ditempatkan secara merata disekitar sumber pemanas. Kandang DOC harus diberi pemanas karena pada umumnya sistem kekebalan tubuh DOC belum stabil dalam fungsinya. Pada keesokan harinya, air minum di tambah suplemen / vitamin dan  menambahkan ransum pakan yang diberikan untuk DOC harus mengandung kadar protein 23% dan metabolisme energi (ME) 2000-3000 kcal.

2. Pemeliharaan Minggu Pertama

Pemeliharaan minggu pertama memerlukan pengawasan yang khusus karena di dlam periode ini, DOC sedang mengalami tahap penyesuaian dengan tempat yang baru. Pemeliharaan DOC umur 1 minggu dengan cara: DOC yang barudibeli satu-persatu dipindahkan ke kandang yang sudah terdapat lampu sebagai pemanas. Jangan diberi minum atau pakan lebih dahulu, dibiarkan selama 25 menit untuk mengenali lingkungan yang baru. Selanjutnya dapat diberikan air minum dicampur gula pasir dengan perbandingan 20 gram gula pasir dicampur 4 liter air putih untuk 100 ekor DOC. Gunakan tempat minum tabung ukuran 1 liter. Peranannya sangat penting untuk pengembalian kondisi DOC selama perjalanan. Pada hari kedua air minum dicampur dengan antibiotik, dan pada hari keempat diberi vaksin ND.

2. Pemeliharaan Minggu Kedua

Pemeliharaan minggu kedua, meskipun masih memerlukan pengawasan, namun lebih ringan dibandingkan pada minggu pertama. Pemanas masih diperlukan. Tirai plastik salah satu kandang bisa dibuka untuk memperlancar sirkulasi udara. Pemanas bisa diturunkan hingga suhu 320C dengan cra meninggikan lampu pemanas. Penambahan jatah pakan dan air minum. Ayam memerlukan pakan 33 gr/ekor. Cara ternak ayam potong pada pemeliharaan 1-2 minggu disebut masa brooding, sebab masih menggunakan brooder atau pemanas dalam penanganan cara beternak ayam potong fase starter.

3. Pemeliharaan Minggu Ketiga

Pemeliharaan minggu ketiga masih memerlukan pemanas. Ayam sudah lincah dan nafsu makan tinggi. Selain itu pertumbuhan bulu sudah cukup baik sehingga tirai plastik penutup sisi boks dapat dibuka. Temperatur diturunkan sehingga 290C. penambahan jatah makan dan minum. Pakan dibutuhkan sebanyak 48 gram/ekor. Air minum dicampur antibiotik dan pada minggu dilakukan vaksinasi ND II.

4. Pemeliharaan Minggu Keempat

Pada minggu keempat, bulu sudah lebat sehingga sudah tidak membutuhkan pemanas lagi. Dilakukan penambahan jatah makan dan minum, yaitu jatah makan sebesar 65 gram/ekor. Nafsu makan baik, jatah yang diberikan tidak tersisa. Pada malam hari tidak usah diberi penerang, tetapi jika pakan yang diberikan tidak habis, dianjurkan untuk diberi penerangan. Penerangan dihentikan jika jatah ransum sudah habis.

5. Pemeliharaan Minggu Kelima

Pada minggu kelima dilakukan penambahan jatah makan dan minum. Ayam diberi pakan 88 gram/ekor. Air minum ditambah dengan obat cacing untuk menyiapkan periode pertumbuhan yang cepat. Obat cacing cukup diberikan sekali saja dengan dosis sesuai anjuran penggunaan merk obat ccing yang dibeli.

6. Pemeliharaan Minggu Keenam

Pada cara beternak ayam potong minggu keenam, pengawasan yang berkaitan dengan performan ayam broiler mulai dilakukan khususnya bagi ayam yang akan dipasarkan pada akhir minggu keenam, sehingga dengan pengawasan rutin dan program yang baik bisa dicapi berat badan optimal. Selain itu perlu dilaksanakan program penerangan tambahan pada malam hari. Dilakukan penambahan jatah makan dan minum yaitu jatah makan 117 gram/ekor. Program penambahan penerangan pada malam hari dilakukan mulai pukul 02.00 – 06.00 dengan intensitas cahaya 30 watt/20m2 luas kandang. Sebelum ayam dikeluarkan, alat-alat kandang dikeluarkan terlebih dahulu. Cara ternak ayam potong pada pemeliharaan minggu 3- sampai panen disebut masa finisher.

Pemeliharaan kandang supaya tetap nyaman

Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yang paling murah, hanya dibutuhkan tenaga yang ulet/terampil saja. Tindakan preventif dengan memberikan vaksin pada ternak dengan merek dan dosis sesuai catatan pada label yang dari poultry shop. Agar bangunan kandang dapat berguna secara efektif, maka bangunan kandang perlu dipelihara secara baik yaitu kandang selalu dibersihkan dan dijaga atau dicek apabila ada bagian yang rusak supaya segera diperbaiki kembali. Dengan demikian daya guna kandang bisa maksimal tanpa mengurangi persyaratan kandang bagi ternak yang dipelihara.


VAKSINASI DAN PENCEGAHAN PENYAKIT

UMUR(HARI)
VAKSINASI
APLIKASI
Alt 1Alt 2Alt 3Alt 4
3–5ND LasotaND LasotaND LasotaND LasotaTetes
ND Lasota + IBND Lasota + IBND Lasota + IBND Lasota + IBTetes
ND ViscerotropicND ViscerotropicND ViscerotropicND ViscerotropicSpray
--ND KilledND KilledSuntik
7-IBD Intermediate-IBD IntermediateMinum
12–14IBD IntermediateIBD IntermediateIBD IntermediateIBD IntermediateMinum
18–21ND LasotaND LasotaND LasotaND LasotaMinum


UMURVAKSINTIPE VACAPLICATION
1 hariND-IBLiveEye Drop (tetes mata)
7 hariNDKilledSC (suntik subkutan)
12 hariIBD VaccineLiveDW (air minum)
19 hariNDLiveD.W (air minum)




Vaksin adalah mikroorganisme penyebab penyakit yang sudah dilemahkan atau dimatikan dan mempunyai sifat immunogenik. Immunogenik artinya dapat merangsang pembentukan kekebalan. Vaksinasi adalah proses memasukkan vaksin ke dalam tubuh ternak dengan tujuan supaya ternak tersebut kebal terhadap penyakit yang disebabkan organisme tersebut. Vaksinasi pada ayam broiler yang sangat penting dilakukan yaitu vaksinasi ND/tetelo. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata, dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND Lasotta melalui suntikan atau air minum.

Vaksin ada dua macam, yaitu vaksin aktif dan vaksin inaktif. Vaksin aktif adalah vaksin yang mikroorganismenya masih aktif atau masih hidup. Biasanya vaksin aktif berbentuk sediaan kering beku, contoh: Medivac ND La Sota, Medivac ND - IB dan Medivac Gumboro A. Vaksin inaktif adalah vaksin yang mikroorganismenya telah dimatikan. Biasanya berbentuk sediaan emulsi atau suspensi, contoh: Medivac ND-EDS Emulsion, Medivac Coryza B.

Pelaksanaan Kegiatan vaksinasi dalam cara beternak ayam potong dapat dilakukan dengan cara membagi ayam menjadi 2 kelompok besar dalam sekatan. Ayam kemudian digiring ke dalam 2 sekatan yang terbentuk.Vaksinasi dilakukan mulai dari pen terakhir hingga pen pertama.Ayam yang telah divaksinasi diletakan diluar sekatan hingga kemungkinan terjadinya pengulangan vaksinasi dapat diminimalisir.

Pemberian vaksin dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti tetes mata, hidung, mulut (cekok), atau melalui air minum. Vaksinasi harus dilakukan dengan benar sehingga tidak menyakiti, unggas dan mempercepat proses vaksinasi, dan tidak meninggalkan sisa sampah dari peralatan vaksinasi seperti suntikan, sarung tangan, masker maupun sisa vaksin yang digunakan (botol vaksin). Unggas yang divaksin harus benar- benar dalam keadaan sehat tidak dalam kondisi sakit maupun stress sehingga akan mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak terjadi kematian dalam proses vaksinasi. Tata cara vaksinasi harus ditempat yang teduh, bersih, vaksin tidak dalam kondisi sakit maupun stress sehingga tidak merusak vaksin. Program vaksinasi untuk unggas, harus disesuaikan dengan umur dari unggas tersebut dan harus berhati-hati dalam memvaksin karena sangat sensitif terhadap jarum suntik dan dapat menimbulkan stress dan kematian mendadak

Pencegahan Penyakit, harus dicegah dari awal

Selain vaksinasi, program pencegahan penyakit lainnya yaitu dengan cara memberikan vitamin/vitachick yang berfungsi untuk untuk mencegah ayam stess dari perjalanan yang cukup jauh. Pencegahan penyakit dilakukan sejak sebelum DOC dimasukkan kandang. Kandang dibersihkan dan dicuci terlebih dahulu.

Selama dalam cara beternak ayam potong, usaha lain untuk pencegahan penyakit adalah dengan cara tindakan hygienis dan sanitasi kandang yang teratur, membersihkan tempat pakan dan minum minimal 2 kali sehari serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar kandang. Pencegahan ini sangat penting agar cara ternak ayam potong berhasil tanpa banyak mati terkena virus dan penyakit.

Panen ayam broiler

Hasil panen dari peternakan ayam pedaging ini dibedakan menjadi dua, yakni hasil utama dan hasil tambahan. Hasil utama dari ternak ayam pedaging adalah daging ayam. Sedangkan hasil tambahan dari ternak ayam pedaging adalah kotoran ayam yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

Pemasaran yang efektif

Pemasaran dilakukan secara individu ke masyarakat dengan harga lebih miring daripada dari peternakan besar. Caranya adalah jemput bola. Atau lebih bagus lagi kerjasama dengan pedagang ayam bakar atau ayam goreng. Kalau memang belum memiliki pasar, kalian bisa memanggil pengepul ayam potong untuk membantu pemasaran ayam agar cepat terjual.

Demikian ulasan sederhana mengenai Panduan praktis Cara beternak Ayam potong supaya cepat besar. semoga bisa menjadi panduan kalian dalam melaksanakan pemelihraan ayam broiler.